Adanya perubahan daya beli konsumen membuat pengusaha lebih berusaha dalam mencari solusi sehingga usahanya tetap dapat beroperasi. Sehingga pengelola usaha perlu mempelajari lebih dalam terkait ilmu pemasaran berbasis manual maupun berbasis teknologi. Salah satu teknologi pemasaran yang saat ini berkembang cukup pesat adalah digital marketing atau teknologi pemasaran berbasis digital. Dr. Lalu Muhammad Syahril Majidi, M.M., dosen Akuntansi UNUSA, membuat pelatihan pemasaran digital sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Pelatihan digital marketing saat ini dirasa mampu menjadi alternatif pilihan yang tepat dalam rangka menjembatani pelaku UMKM, khususnya usaha mikro yang pada masa pandemi mengalami kesulitan dalam pemasaran secara langsung (offline). Sehingga, diperlukan strategi pemasaran secara online melalui digitalisasi pemasaran,

Kegiatan pelatihan ini menggandeng Bengkel Las Hadi Jaya sebagai objek pengabdian masyarakat yang telah berdiri selama 15 tahun dan telah merasakan berbagai tantangan selama menjalani usaha. Para pegawai yang berjumlah 15 orang diberikan pelatihan terpadu mulai dasar hingga aplikatif tentang pemasaran digital. Dari kegiatan pelatihan ditemukan peningkatan kemampuan pengusaha dalam menggunakan pemasaran berbasis teknologi. Bapak Hadi, selaku pemilik bengkel las Hadi Jaya menyatakan bahwa teknologi pemasaran digital dirasa sangat penting untuk saat ini mengingat calon konsumen tidak hanya berasal dari sekitar bengkel dan pemanfaatan teknologi sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. “Kegiatan pelatihan ini tentunya membawa dampak yang signifikan bagi kami UMKM, yang awalnya kami tidak paham bagaimana berpromosi dengan menggunakan teknologi, akhirnya kami paham. Semoga pelatihan ini bisa kami aplikasikan sesering mungkin untuk berpromosi usaha kami dan tentunya usaha kami bisa semakin berkembang.”, ungkap Hadi.