Fakultas Ekonomi, Bisnis, Teknologi, dan Digital (FEBTD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) kembali mencatatkan prestasi akademik di tingkat internasional. Salah satu dosen FEBTD, Dion Satrio Nugroho, berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus Q1, yaitu Humanities and Social Sciences Communications (Springer Nature).

Artikel tersebut berjudulCivilization Chronicles: Ego as System Engine—A Philosophical Reinterpretation of Human History.” Artikel ini menawarkan teori dan paradigma baru dalam memahami Artificial Intelligence (AI) dan sejarah manusia dengan menempatkan ego bukan hanya sebagai sifat psikologis individual, tetapi sebagai mesin sistemik yang membentuk perkembangan peradaban dari masa prasejarah sampai ke era AI.

Melalui pendekatan genealogis, penelitian ini menelusuri bagaimana dinamika ego bermula dari logika survival metabolic, kemudian berkembang ke bentuk psikologis, sosial, dan institusional, hingga akhirnya tertanam dalam sistem algoritmik serta infrastruktur digital abad ke-21. Dari perspektif ini, artikel tersebut menunjukkan bahwa tantangan dalam kecerdasan buatan (AI) tidak hadir sebagai ancaman yang sepenuhnya baru, melainkan sebagai bentuk otomasi dan penguatan atas logika-logika egoik yang telah lama hidup dalam sejarah manusia.

Publikasi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan Philosophy of Technology, Philosophy of AI, kajian peradaban, dan refleksi kritis mengenai hubungan antara manusia, institusi, dan teknologi digital. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen FEBTD UNUSA dalam mendorong riset unggul, publikasi internasional bereputasi, dan kontribusi akademik yang relevan bagi isu-isu global di abad ke-21.

Sitasi & DOI: Nugroho, D.S. (2026). Civilization chronicles: ego as system engine—a philosophical reinterpretation of human history. Humanit Soc Sci Commun. https://doi.org/10.1057/s41599-026-07049-7