Surabaya — Dosen Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis, dan Teknologi Digital Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Keuangan Sehat, Masa Depan Cerah: Pengenalan Literasi Keuangan untuk Remaja” di SMA Unggulan Amanatul Ummah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen S1 Akuntansi FEBTD UNUSA, yaitu Dr. Lalu Muhammad Syahril Majidi, M.M dengan melibatkan mahasiswa, yaitu Binti Laelatul Magfuroh dan Renif Khusfiyah. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi akademik dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda.

Remaja merupakan generasi yang perlu dibekali pemahaman keuangan sejak dini. Di tengah kemudahan transaksi digital, meningkatnya pola konsumsi, serta maraknya penggunaan dompet digital, literasi keuangan menjadi penting agar siswa mampu mengelola uang secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai membangun kebiasaan menabung dan merencanakan masa depan.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar literasi keuangan, pengelolaan uang saku, penyusunan anggaran sederhana, pentingnya menabung, serta cara mengambil keputusan finansial yang tepat. Materi disampaikan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari.

“Literasi keuangan perlu dikenalkan sejak usia remaja karena keputusan finansial yang baik tidak hanya dibentuk ketika seseorang sudah bekerja, tetapi dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari, seperti mengatur uang saku, menabung, dan menentukan prioritas kebutuhan,” ujar Dr. Lalu Muhammad Syahril Majidi, M.M

Selain pemaparan materi, para siswa SMA Unggulan Amanatul Ummah juga diajak berdiskusi mengenai kebiasaan finansial remaja, seperti belanja impulsif, penggunaan uang saku, transaksi digital, serta pentingnya menentukan prioritas pengeluaran. Melalui diskusi tersebut, siswa diharapkan mampu mengenali perilaku keuangan yang kurang sehat dan mulai membangun pola pengelolaan keuangan yang lebih bertanggung jawab.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi wujud komitmen Program Studi S1 Akuntansi FEBTD UNUSA dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Dengan adanya kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih mandiri, bijak dalam mengelola keuangan, dan memiliki kesiapan dalam merencanakan masa depan yang lebih cerah.